4 Kebiasaan Berbelanja Online Store Di Tengah Pandemi

4 Kebiasaan Berbelanja Online Store Di Tengah Pandemi

Berdasarkan information yang dirangkum Media Indonesia, jumlah konsumen Indonesia yang berbelanja daring diprediksi mencapai angka 189,6 juta pada 2024. Itu diperkuat dengan data Bank Indonesia pada Agustus 2020 yang menunjukkan adanya kenaikan transaksi e-commerce sebesar 26% pada masa pandemi, disertai dengan peningkatan jumlah konsumen hingga 51%. Kamu pun bisa memperbarui promo menarik lainnya di aplikasi pembayarancashlessyang saat ini bisa diunduh dengan sangat mudah dismartphonemu. Memanfaatkan promo menarik menjadi tips yang harus kamu lakukan selama berbelanjaonline.Walaupun sudah tidak segencar dulu, kamu masih bisa kok menikmati beberapa keuntungan dari promo yang ditawarkan.

Berbelanja Online

Namun perlu diingat bahwa Indonesia belum keluar dari pandemi COVID-19, sehingga ancaman penularan masih ada dan nyata. Untuk itu hal terbaik yang bisa dilakukan ialah melakukan segala aktivitas dengan terkendali agar produktivitas sosial ekonomi masyarakat berkembang ke arah yang lebih baik. Juru Bicara Satgas Penanganan Covid-19 Prof Wiku Adisasmito menyayangkan tingginya mobilitas penduduk jelang lebaran yang memicu kerumunan.

Jika kondisinya tidak sesuai dengan spesifikasi yang dijelaskan penjual, kamu bisa menukar barang sesuai dengan syarat dan ketentuan yang telah disepakati bersama penjual tanpa mengeluarkan uang sepeser pun sebelumnya. Dalam hal pembelian kendaraan bermotor baru, Anda diwajibkan untuk mengisi Surat Pesanan Kendaraan (selanjutnya disebut “SPK”). Anda dapat memilih untuk melanjutkan pemesanan secara online ataupun offline.

“Trend belanja on-line akan meningkat di masa depan karena salah satu cara untuk memenuhi kebutuhan dan keinginan konsumen,” ujar Ferry Kusnowo, Chief Costumer Care Officer Lazada Indonesia, Selasa (27/10). Hindari membeli dari luar negeri akrena selain faktor keamanan, nantinya akan sulit untuk melakukan komplain jika tidak puas terhadap barang yang dibeli. Saat ini banyak sekali aplikasi toko on-line bertebaran, pastikan kamu memilih nama-nama yang sudah terpercaya dan terlindung dari kejahatan siber. Menurut surveri dari Badan Pusat Statistik, 9 dari 10 orang memilih untuk berbelanja on-line di tahun 2020. Pertumbuhan sektormarketplacedi Indonesia di tahun 2020 ini juga sangat pesat. Tinjauan Big Data yang diterbitkan oleh BPS mengestimasi sektor e-commerce di Indonesia di bulan April 2020 menjual 10.7x lebih banyak barang dibandingkan bulan Januari 2020.

Jika transaksi COD terjadi dalam jumlah nominal besar jangan ragu untuk mengajak si pembeli ke bank atau di tempat lain yang menyediakan scanner uang. Hal ini dilakukan untuk mengecek keaslian dari uang yang digunakan sebagai alat transaksi tersebut. Karena metode COD ini biasanya yang sering diperjual belikan adalah barang bekas, maka ini memeriksa barang yang akan dibeli dengan cermat sangat perlu kamu lakukan.

Comments are closed.