Thirteen Cara Mengatur Keuangan Usaha Yang Baik Agar Bisnis Lancar

Thirteen Cara Mengatur Keuangan Usaha Yang Baik Agar Bisnis Lancar

Sekarang Anda tahu kondisi finansial, Anda dapat mulai merencanakan. Jika Anda benar-benar ingin mengatur keuangan Anda, anggaran adalah suatu keharusan. Karena Anda telah membuat anggaran bulanan pada langkah-langkah awal, perluaslah untuk membuat anggaran tahunan. Misalnya, Anda tahu bahwa Natal terjadi setiap tahun, jadi pastikan Anda mulai menabung “dana Natal” setidaknya beberapa bulan sebelumnya. Banyak orang yang kesulitan untuk mengatur keuangan keluarganya karena cicilan rumah sudah memotong sebagian besar dari gaji bulanan. Sebaiknya cicilan rumah tidak lebih dari 25% dari whole gaji yang diperoleh setiap bulannya.

Mereka merasa rugi karena selama ini mereka membayar asuransi namun tidak pernah mendapatkan manfaatnya. Biasanya, untuk yang masih single atau belum berkeluarga, kamu perlu mengumpulkan sebesar 6 kali complete pengeluaran per bulan. Biasanya sebesar 5 hingga 10 persen dari pendapatan yang diterima.

Dengan pencatatan tersebut akan membantu mengevaluasi pengelolaan keuangan kita. Tips yang satu ini mungkin terdengar agak sulit untuk dilakukan, apalagi jika Anda termasuk orang yang sibuk. Namun, mencatat setiap pengeluaran dan pemasukan sangatlah penting untuk dilakukan. Dengan melakukan langkah ini, Anda akan mengetahui berapa banyak uang yang dikeluarkan setiap bulannya.

Di hari gajian ini kalian akan mentransfer uang sejumlah price range mingguan ke diri kalian sendiri. Dengan catatan hanya rekening yang berisi price range mingguan yang boleh dibelanjakan, rekening utama disimpan saja baik-baik sampai hari gajian berikutnya. Usahakan juga untuk mempersulit cara mentransfer dari rekening utama ke rekening mingguan, misalnya sengaja tidak memakai debit card, sehingga kalian harus ke bank setiap minggunya. Dengan cara ini, kalian akan berpikir dua kali ketika budget mingguan sudah habis sebelum waktunya. Sebelum memulai perencanaan keuangan, sebaiknya kalian berdiskusi dengan keluarga dan teman-teman juga ya. Perlu diingat kalau pembahasan mengenai keuangan bukan termasuk hal yang tabu untuk dibicarakan.

Kondisi yang penuh serba ketidakpastian ini memaksa kita untuk meninjau kembali alokasi anggaran dengan memangkas anggaran yang tidak perlu. Anda bisa mulai mengatur keuangan dengan meninjau kembali alokasi anggaran, lalu lakukan penyesuaian. Ingat, dalam kondisi krisis seperti sekarang, Anda harus bisa mengatur keuangan dengan bijak. Simpan baik-baik uang yang Anda miliki agar Anda punya pegangan kalau skenario terburuk terjadi. Termasuk hindari utang konsumtif yang akan menjadikan kondisi keuangan Anda semakin sulit.

Hal ini juga bisa membantu kita untuk mengeola uang agar tidak boros. Sering kali keuangannya yang selalu negatif disebabkan oleh hutang yang tidak ada habisnya. Gaji yang didapatkan satu bulan pun selalu terkuras hanya untuk membayar hutang.

Mengatur keuangan

Jadi, mulailah mencari cara mengatur keuangan yang tepat dan sesuai kebutuhan pasangan baru menikah. Agar masalah keuangan tidak menjadi pemicu pertengkaran dalam rumah tangga. Selain mengharapkan uang saku dari orang tua, kamu bisa mencari sumber pemasukan lain. Misalnya, dengan melakukan usaha online store, freelance, atau kerja paruh waktu. Pilihlah pekerjaan yang fleksibel sehingga tidak menyita waktu kuliahmu. Bunda harus menyisihkan sebagian uang untuk ditabung agar tidak boros.

Comments are closed.